Showing posts with label Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Kehidupan. Show all posts

Jokowi Jadi Presiden, Banyak Orang Dirugikan!‏

CERITA NYATA BUKAN KAMPANYE HITAM! Bayangkan kalau Jokowi Jadi Presiden Indonesia masa bakti 2014 - 2019 maka dijamin Banyak Orang yang akan Dirugikan!

Sepak terjang Jokowi yang berpasangan dengan Ahok selama memimpin pemerintahan di DKI Jakarta ternyata merugikan banyak orang! Dan, kemungkinan orang-orang yang rugi akan bertambah banyak kalau Jokowi _ Jusuf Kalla bisa memenangkan persaingan melawan Prabowo - Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014.

Siapa saja mereka yang dirugikan oleh JOKOWI?

1.  PNS di lingkungan pemda DKI Jakarta banyak yang mengeluh karena mereka harus kerja, kerja dan kerja padahal selama ini mereka terbiasa hidup santai dan bekerja ala kadarnya.  Era Jokowi berbeda jauh dengan sistem di Jaman Foke yang slow beibeh!

2.  PNS di lingkungan pemda DKI Jakarta banyak yang mengeluh karena mereka menjadi harus rajin masuk ke kantor. Tidak ada kesempatan untuk membolos atau mencuri waktu kerja untuk kepentingan pribadi. Bayang-bayang SIDAK yang sering dilakukan Jokowi saat blusukan menjadi momok yang menakutkan. Sekali ketahuan bolos maka ada ancaman hukuman. SIDAK di era Jokowi adalah kebiasaan jelek yang mengganggu kinerja PNS yang pengin hidup enak dan kerja santai

3.  Pejabat di lingkungan pemda DKI Jakarta banyak yang mengeluh karena mereka tidak bisa lagi memainkan anggaran dana proyek dengan berkedok demi kesejahteraan rakyat padahal sebagian uang proyek pembangunan bisa mengisi rekening pejabat agar lebih gendut lagi. Sistem keuangan transparan yang coba dibangun Jokowi menjadi penghalang bagi iklim korupsi di kalangan pejabat.

4.  LSM dan ORMAS di DKI Jakarta banyak yang mengeluh karena mereka terhalang mendapatkan kucuran dana pemerintah. Proposal pengajuan dana diperketat dan dipersulit sehingga mengganggu kinerja organisasi. Ketua LSM dan Ormas mengeluh sulitnya memenuhi kebutuhan keuangan untuk mendukung cara gaya hidup hedonisme yang sudah terbiasa mereka nikmati selama ini.

5. Anggota DPRD DKI Jakarta banyak yang mengeluh karena mereka tidak lagi mendapat upeti rutin dari eksekutif. Semua anggaran diperketat dengan pengawasan masyarakat karena Jokowi rajin memberikan info terbaru yang bisa diupdate lewat berbagai media.

Itulah orang-orang yang dirugikan kalau Jokowi memimpin pemerintahan. Contoh nyata sudah terjadi di lingkungan pemda DKI Jakarta. Bayangkan kalau Jokowi menjadi Presiden Indonesia!

Tetapi saya yakin mereka yang merasa rugi hanya oknum yang ingin memperkaya diri sendiri dengan KORUPSI, KOLUSI , NEPOTISME. Inshaa Allah Saya masih memiliki sedikit keyakinan bahwa masih ada PNS, Pejabat, LSM, ormas, anggota DPR/ DPRD yang berhati jujur dan berjiwa bersih sehingga mau serta mampu melayani kepentingan rakyat.

Saya kutip sedikit tulisan dari http://sunardian.blogspot.com/2014/06/jokowi-mencari-siapa-kita-sebenarnya.html silahkan dibaca :
musuh Jokowi juga bisa bertambah banyak, utamanya mereka yang selama ini diuntungkan oleh tidak berjalannya sistem dan manajemen kontrol. Banyak orang khawatir digeser, kehilangan pekerjaan, dipindahtugaskan, dipecat karena kualitas kinerja. Mereka akan mempertahankan status-quo, comfortable zone. Dan bisa jadi, mereka akan lakukan segala cara, asal diri dan kelompoknya aman, di berbagai sektor dan lembaga.

Tetapi, jangan dilupakan, yang dirugikan oleh status-quo jauh lebih banyak. Anak-anak muda yang pintar dan tidak tertampung, jumlahnya juga jauh lebih banyak. Ini pertarungan aliran kepercayaan yang head to head berbeda tajam.

Tahun ini, kemungkinan perubahan itu ada. Jika bukan sekarang, kapan lagi? Jika bukan kita, siapa lagi? Persoalannya, siapa ‘kita’ itu? Kalau dalam sebuah slogan kampanye, ‘Jokowi-JK adalah kita’.
Bagaimana menurut anda?

Menolak Lupa : 8 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo‏

Tidak terasa sudah 8 tahun terjadi tragedi lumpur lapindo dan sampai saat ini belum ada penyelesaian yang memuaskan bagi korban yang kena dampak semburan lumpur akibat proses pengeboran Lapindo Brantas Inc. di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia.

Semburan lumpur panas di Sidoarjo (Lusi) pertama kali terjadi pada tanggal 29 Mei 2006 dan menyebabkan tergenangnya apa saja yang berada di dekatnya seperti beberapa kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian dengan radius tiga kecamatan di Sidoarjo yang mengganggu aktivitas bisnis serta ekonomi di Jawa Timur.

Siapa yang harus bertanggung jawab atas tragedi lumpur lapindo Sidoarjo Jawa Timur?

Ada 13 tersangka dalam tragedi lumpur lapindo yang berasal dari PT. Energy Mega Persada, Tbk, PT. Medici Citra Nusa, PT. Tiga Musim Mas Jaya, Lapindo Brantas, Inc yang dianggap bertanggung jawab dalam proses pengeboran. Tetapi penyidikan perkara pidananya dihentikan oleh Polda Jawa Timur dengan alasan bahwa dalam perkara perdatanya gugatan YLBHI dan Walhi kepada Lapindo dan pemerintah telah gagal.

Tanggul penahan lumpur Lapindo (Foto/ Image : tempo.co)

Tersangka tragedi Lumpur Lapindo dijerat Pasal 187 dan Pasal 188 KUHP dan UU No 23/1997 Pasal 41 ayat 1 dan Pasal 42 tentang pencemaran lingkungan, dengan ancaman hukum 12 tahun penjara.

Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo (Foto/ Image : republika.co.id)

Rakyat kecil yang kehilangan harta benda, tanah warisan leluhur, lingkungan dan budayanya menjadi pihak yang dirugikan oleh tragedi lumpur lapindo akibat proses pengeboran PT Lapindo Brantas yang mayoritas sahamnya dimiliki Aburizal Bakrie atau Ical ketua umum Partai Golkar

Terjadi perdebatan soal siapa yang wajib memberikan ganti rugi atas tragedi lumpur lapindo. Pihak Ical menganggap bahwa kejadian ini adalah proses bencana alam sehingga negara yang wajib menjaminnya. Sedangkan pemerintah beranggapan bahwa kejadian tersebut adalah akibat kesalahan pengeboran yang dilakukan PT Lapindo Brantas seperti diatur dalam UU 23/1997 & PP 27/1999

Akhirnya Presiden SBY mengeluarkan PerPres 14 tahun 2007 jo PerPres 48/2008 yang menyatakan tragedi Lumpur Lapindo dianggap sebagai bencana nasional sehingga sebagian penanganan biaya korban ditanggung negara yang diambilkan dari uang rakyat.

Dalam kurun 3 tahun (2007-2009), uang sebesar Rp 795 miliar yang bersumber dari APBN sudah dikucurkan untuk membantu kelalaian pengeboran Lapindo Brantas Inc. Bahkan Pemerintah kembali menyediakan anggaran sebesar Rp 2,3 triliun untuk Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) dlm RAPBN 2013

Sungguh uang yang besar untuk menanggung biaya Lumpur Lapindo yang diambil dari APBN

Ical - Prabowo (Foto/ Image : Kompas.com)

Kutipan berita dari KOMPAS.COM - Kalau Menang Pilpres, Prabowo Beri Ical Jabatan Menteri Utama?

Sumber :
http://nasional.kompas.com/read/2014/05/19/1845288/Kalau.Menang.Pilpres.Prabowo.Beri.Ical.Jabatan.Menteri.Utama.
JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sinyal ingin mendaulat Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai menteri utama jika ia memenangi Pemilu Presiden 2014

Suasana Perkampungan Sebelum dan Sesudah Bencana Lumpur Lapindo Sidoarjo



mudflow disaster - Lumpur Lapindo di Porong, Indonesia


Bagaimana menurut anda?
Sumber referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Banjir_lumpur_panas_Sidoarjo

Politik itu Kotor dan Jahat

Melihat dan mengikuti perkembangan situasi serta kondisi menjelang pelaksanaan Pilpres 2014, mungkin diantara kita akan sampai pada kesimpulan : "Politik itu Kotor dan Jahat"

Sistem kampanye dari team sukses partai politik serta capres tertentu sudah liar dan tidak terkontrol. Issue Black Campaign yang mengarah pada tema SARA seolah menjadi makanan halal yang harus disebarkan lewat berbagai media khususnya online via pemberitaan website abal-abal, tulisan blog dan postingan di social media. Semua informasi fiktif harus dikonsumsi publik yang terkadang isinya menuju pada sikap permusuhan , konfrontasi dan provokasi.

Saya menilai team sukses yang mengusung black campaign adalah kumpulan orang-orang sakit yang butuh pertolongan karena mereka miskin ide positif. Fitnah yang menurut semua ajaran agama menjadi dosa besar seolah dihalalkan untuk dilakukan demi kemenangan capres jagoannya.

Hilang sudah akal sehat dan nurani di kalangan tim sukses sakit. Modal data hoax dipelintir untuk menjatuhkan pihak saingannya.

Saya pribadi Inshaa Allah masih menjunjung tinggi semboyan serta semangat 'Bhinneka Tunggal Ika' jadi issue SARA hanya dianggap sebagai produk murahan yang diobral untuk mencari pembeli. Produk seperti ini tentu saja layak untuk dipertanyakan kualitasnya karena pasar normal selalu membeli barang bagus dengan harga wajar. Issue SARA hanya SAMPAH konten di media online yang tidak perlu dilirik bahkan harus dibuang jauh agar tidak mencemari akal pikiran sehat

Pendidikan politik macam apa yang akan kita ajarkan untuk generasi penerus bangsa ketika manusia-manusia 'senior' menjadi tidak bisa dikontrol pola gerakan kampanye politiknya?

Jika yakin bahwa capres 2014 yang didukung memang berkualitas maka yang menjadi pertanyaan adalah :
  • kenapa mereka tidak menjual prestasi yang bisa dibanggakan untuk memikat hati rakyat/massa pemilih?
  • apakah capresnya hanya laku dengan sistem obral dengan menyerang pesaing ?
  • dimana rasa hormat pada keyakinan agama yang melarang fitnah?
Sungguh! Tugas berat menanti untuk membuat dunia politik menjadi bersih, berwibawa dan bermartabat. Apakah anda mau menjadi bagian dari perubahan dengan teknik kampanye yang bisa dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akherat kelak?

Janganlah merendahkan serta menjatuhkan harga diri menjadi bagian dari SETAN POLITIK baik di pilpres 2014 maupun percaturan dunia politik di Indonesia

APA AGAMAMU?‏

Pertanyaan 'APA AGAMAMU?' mungkin nggak penting banget dalam kehidupan bersosialisasi dan bermasyarakat karena agama adalah urusan individu dengan Tuhan-nya. Sangat pribadi untuk ditanyakan sekedar #kepo mau tahu urusan orang lain saja.
Gus Dur, Sang Guru Bangsa, pernah berwasiat yaitu :
'Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu'
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2009/12/30/22035589/pesan.gus.dur.berbuat.baik.apa.pun.suku.dan.agamamu
Tetapi, ternyata issue AGAMA adalah PRODUK GORENGAN yang terus dimainkan oleh kelompok manusia picik yang hidup bak 'katak dalam tempurung' menjelang pelaksanaan pilpres 2014. Manusia sok suci yang merasa berhak menghakimi orang lain berdasarkan agama dan kepercayaan yang dianutnya. Sungguh! Issue agama adalah hasil pemikiran rendah yang tidak kreatif karena disebabkan kebingungan menaikkan citra jagoannya yang terus menurun tingkat kepercayaan rakyat pemilih.

Issue agama sudah bergerak liar dan cenderung fitnah yang semakin membuat saya (khususnya) atau anda yang mau berpikir jernih (mungkin) merasa muak dan membuat perut ingin muntah.
Tanya : Apa agamamu?
Jawab : Islam

Tanya : Ahh ... bohong!
Jawab : Eh, kenapa kamu ga percaya? Mau lihat KTP-ku?

Tanya : Ga perlu! Saya ga percaya kalau kamu benar-benar Islam karena Saya juga Inshaa Allah pemeluk Islam dan Kyai serta ulama yang aku percayai kadar keilmuannya TIDAK PERNAH MENGAJARKAN FITNAH. Saya lihat kamu aktif banget menyebarkan fitnah jadi saya meragukan kadar serta kualitas Islam-mu. Islam selalu mengajarkan kebenaran. Katakan yang baik walaupun terasa pahit dan FITNAH JELAS TIDAK MASUK KELAS KEBAIKAN
INGAT ... INGAT ...
Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. al-Hujurat: 6)
Jadi, apa agamamu jika kamu masih menyebarkan fitnah untuk mendapat kekuasaan di dunia?

Akar Pohon Tua‏

Entah sudah berapa lama Akar Pohon Tua ini berada di posisinya, pastilah sudah bertahun-tahun.

Akar Pohon Tua yang diam menjadi saksi perubahan alam di sekitarnya. Melihat sepi dan ramai kehidupan yang berputar di sekelilingnya tanpa pernah mau menjadi bagian aktif kecuali untuk dirinya sendiri.

Akar Pohon Tua yang kokoh mencengkeram butiran pasir, menghujam jauh ke dalam bumi agar bisa tetap bertahan dalam gempuran waktu yang datang lewat angin dan ombak gelombang pasang air laut.

Pantai ini adalah dunianya.
Pantai ini adalah tempat awal datangnya ke dunia dan (mungkin) tempat peristirahatan terakhirnya. Diam tidak harus mengeluh ketika takdir membuatnya tidak bisa berlari mengejar ombak dan menapaki bibir pantai.

Dalam dunianya, Waktu berjalan lambat
Sendiri
Saudara sejenisnya terpisah jarak dan dia tak ada kuasa untuk saling berkunjung, bercengkerama serta berpelukan.
Panas dan dingin harus dinikmati

Beruntunglah kita yang tercipta sebagai 'manusia'

Mari menikmati Video Youtube dari Slank - Terbunuh Sepi
Album "Generasi Biru" yang dirilis tahun 1994

Anak Kali Sekarang‏

RASTIDAR - Judul postingan kali ini saya kutip dari judul lagu 'Anak Kali Sekarang' karya musik PAS Band, Grup asal Bandung yang ngetop di era 90an.

Saya ingin menuliskan ini karena kemarin saya sempat melihat penampakan 'kali sekarang' yang sangat berbeda jauh dengan kali (bahasa Indonesia : sungai) di masa lalu.
Lihat gambar photo berikut :

Kali sekarang sungguh bau , penuh sampah dan kotor dengan air berwarna hitamnya.

Saya adalah wong ndeso yang akrab dengan kali. Masa kecil saya sering memancing dan mandi di kali. Tetapi, sungguh, kali gambaran masa kecil adalah kali yang bening tidak ada sampah sehingga saya dan teman-teman asyik berenang, bermain air di antara sejuknya air kali. Apalagi kala cuaca panas, berendam di kali terasa menyegarkan badan

Dahulu, kali adalah hiburan murah meriah bahkan gratis. Jika ingin belajar berenang di alam maka tempat latihan terbaik adalah njegur di kali berusaha melawan atau mengikuti arusnya. Berjaga-jaga agar tidak hanyut dan tenggelam.

Dahulu, kali menjadi alternatif selain berenang di kolam renang. Kami memilih kali yang tidak perlu membayar tiket masuknya.

Dahulu, kami tidak takut terkena penyakit kulit gatal-gatal karena air kali yang bersih dan jernih.

Tetapi, melihat kali sekarang, saya menjadi ngeri kalau harus berendam apalagi menyelam di antara airnya yang kotor dan berwarna hitam. Bahkan saya melarang keras anak saya bermain di kali sekarang yang sungguh tidak layak menjadi arena permainan karena saya berpikir lebih banyak mudaratnya dibandingkan manfaatnya.

Air kali yang kotor dan berwarna hitam mungkin saja sudah mengandung banyak bibit penyakit serta kuman yang bisa mengganggu kesehatan badan. Siapa yang berani mengambil resiko sakit?

Jangankan kita sebagai manusia, ikan yang habitatnya di air juga tidak berani hidup diantara kali sekarang. Kecuali (mungkin) ikan sapu-sapu yang bisa bertahan. Ikan menghilang dari kali sekarang maka keasyikan memancing di kali tinggal kenangan dan berpindah ke kolam pemancingan khusus yang dibangun untuk para penghobi mancing mania.

Kali sekarang adalah tempat sampah terpanjang yang membentang diantara pemukiman penduduk, kawasan bisnis dan komplek pabrik. Semua sampah dan kotoran berakhir di kali sekarang. Kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan (mungkin) sudah menghilang dari diri kita sebagai manusia berbudaya. Kali sekarang menjadi tempat penampungan bagi kemalasan kita untuk mengumpulkan dan membuang sampah di tempat khusus.

Kali sekarang di daerah perkotaan sungguh tidak sedap dipandang mata dan harus membuat kita menutup hidung agar tidak mencium 'aroma'nya yang bisa membuat perut mual.

Oh, dunia sudah berubah ...

Video Youtube 'ANAK KALI SEKARANG' dari PAS BAND

Ada Setan diantara Team Sukses Capres 2014‏

RASTIDAR - Pilpres 2014 memuat cerita senang dan sedih bagi banyak orang baik calon presiden yang akan maju bertanding maupun dari team sukses yang berusaha keras memperkenalkan jagoan andalannya agar menjadi pilihan terbaik bagi rakyat Indonesia.

Team sukses dianggap sebagai ujung tombak pergerakan si calon presiden 2014 menuju kursi kekuasaan untuk memimpin bangsa dan negara Indonesia selama 5 tahun ke depan. Team sukses terbagi menjadi beberapa divisi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing yang tujuannya sama yaitu menjual si capres ini dan meninggalkan si capres itu.

Team sukses juga mempunyai organisasi senyap dan terang benderang yang bertugas membuat opini untuk mengarahkan massa pemilih ke tujuan tertentu. Ada orang yang memegang kendali sebagai konseptor yang membuat ide-ide segar dan baru lalu konsep itu diaplikasikan di lapangan yang diterbitkan melalui iklan advertorial di media cetak, media televisi dan media online secara terang benderang. Ada pula buzzer yang bertugas menyerbu ranah media sosial untuk mengangkat nama si capres ini dan menginjak si capres itu dengan berbagai macam cara baik halal maupun halal.

Tentu saja team sukses tidak kerja bakti alias gratis tanpa bayaran saat mengerjakan tugas yang sudah diberikan oleh kordinator lapangannya. Ada imbalan yang mereka terima baik dalam bentuk fisik (cash money atau barang) maupun bentuk non fisik berupa janji-jani diangkat pegang jabatan tertentu saat si capres 2014 memenangkan pertarungan.

Banyak alasan kenapa seseorang mau bergabung dalam team sukses untuk memuluskan jalan capres tertentu. Mungkin, sebagian besar mempunyai tujuan duniawi kebendaan jika melihat iming-iming harta dan tahta yang akan mereka dapatkan kalau sukses di medan pertarungan ide serta gagasan.

Sayang sungguh sayang ternyata tidak semua team sukses bisa berjalan di rel yang benar karena semua cara diambil termasuk menyebarkan fitnah, kabar bohong , berita dusta bahkan data hoax editan yang jauh dari kebenaran. Hitam atau putih tidak lagi menjadi masalah demi ambisi duniawi mengerjar harta dan tahta.

Saya terkadang merenung, apakah mereka happy dengan pekerjaannya?

Bagi saya, Ketika banyak pikiran negatif yang penuh intrik kotor maka sungguh tidak nyaman hidup yang harus dijalani. Rasa selalu curiga pada orang lain dengan bermacam alasan adalah suasana batin yang tidak menyenangkan.

Mungkin, jika menjadi team sukses capres yang bertugas menyebarkan black campaign, saya akan merasa bagai duduk di atas bara api yang panas dan sewaktu-waktu harus bersiap diri jika terjadi kebakaran. Perlu kewaspadaan tinggi saat terjebak dalam situasi dan kondisi seperti ini.

Sayang sungguh sayang ternyata pilpres 2014 sanggup merubah manusia menjadi setan yang mengajak serta mengajarkan kejahatan lewat berbagai tipuannya. Banyak orang baik yang tiba-tiba berubah jahat gara-gara tokoh idola nya masuk dalam bursa capres 2014.

Harta dan tahta ternyata bisa menjadi senjata ampuh bagi setan untuk menggoda umat manusia. Saya yakin Ada Setan diantara Team Sukses Capres 2014 baik setan asli yang turun ke dunia untuk menggoda kita maupun manusia berhati serta berpikiran setan yang tidak suka melihat rakyat Indonesia hidup rukun, tenang dan damai.

Saya sadar diri tidak mampu hidup dalam ketidak-nyamanan maka saya memilih menjadi penonton saya menyaksikan para setan mengumbar fitnah, pamer kepintaran merangkai kata menjadi artikel jebakan , bersastra lewat puisi atau pantun, tukang edit gambar/ photo dan lain-lain. Isinya sama yaitu menumbuhkan rasa permusuhan , saling curiga dan menimbulkan keresahan umum.

Mau menjadi team sukses capres 2014? Semua kembali pada hati nurani kita, mau mejadi setan atau tetap menjadi manusia normal. Resiko ditanggung penumpang, kata kondektur bis.

Ini sih pikiran saya, bagaimana dengan anda?

#RevolusiMental: Saya Pilih #JKW4P #BEJO, Bagaimana dengan Anda?‏

PROKLAMASI : Saya Pilih #JKW4P #BEJO, Bagaimana dengan Anda?

Beberapa alasan yang saya rasakan (mungkin) hampir sama dengan harapan banyak orang, seperti tertulis dalam kultwit @partaisocmed yaitu JIKA JOKOWI JADI PRESIDEN (Link : http://chirpstory.com/li/194621)

Selain itu, JUJUR SAJA ... saya gerah dengan polah tingkah team sukses capres sebelah dan buzzer partai politik-nya yang cenderung AROGAN, MAU MENANG SENDIRI, INTOLERAN, SERING MENYEBARKAN BLACK CAMPAIGN CENDERUNG FITNAH, PAMER DATA HOAX dan lain-lain yang jauh dari cara berpolitik bersih nan santun

Cek tulisan saya :

Semua tulisan itu adalah BUKTI NYATA sebuah FITNAH yang ingin menjatuhkan nama Joko Widodo (Jokowi) dan mendeskreditkan Capres 2014 yang (walaupun) diusung oleh PDIP ternyata populer dan menjadi harapan rakyat menuju Indonesia Baru

Saya membayangkan, apabila capres 2014 selain Jokowi yang memenangkan Pilpres 2014, mau dibawa kemana bangsa dan negara ini?

Capres Idolanya belum jadi Presiden Indonesia saja, pendukungnya sudah sedemikian arogan. Bagaimana kalau jadi? Pasti tingkahnya semakin menjadi-jadi dan merasa sebagai pemilik negeri ini sehingga boleh berbuat apa saja tanpa ada yang berani melarang.

Capres Idolanya belum jadi Presiden Indonesia saja, pendukungnya sudah intoleran yang selalu menyebarkan PROVOKASI, ANCAMAN dan PERMUSUHAN dengan lawan politiknya. Bagaimana kalau jadi? Pasti semboyan dan semangat BHINNEKA TUNGGAL IKA hanya sekedar kenangan masa lalu karena Indonesia akan di-SAMA-kan sesuai dengan apa yang mereka percayai sebagai sebuah paham pemikiran egois.

Capres Idolanya belum jadi Presiden Indonesia saja, pendukungnya sudah sering menyebarkan DATA HOAX. Bagaimana kalau jadi? Pasti data real di lapangan yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia akan disulap menurut KEPENTINGAN POLITIK-nya secara suka-suka. Rakyat Indonesia akan disuguhi pameran data bagus yang disebar ke seluruh media cetak, elektronik dan online padahal isinya penuh kosmetik untuk mempercantik diri (kekuasaannya).

Sungguh, saya berharap #JKW4P #BEJO memenangkan perebutan kursi Presiden Indonesia masa bakti 2014 - 2019 sehingga bangsa dan negera bisa menuju ke arah yang lebih baik.

Saat ini duet Jokowi - Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah menampakkan hasil yang bagus tetapi ternyata kebijakan Pemerintah Daerah DKI sering berbenturan dengan aturan Pemerintah Pusat. Sungguh sebuah tandem yang bagus apabila Jokowi naik ke kursi Presiden Indonesia dan Ahok menggantikannya menjadi Gubernur DKI Jakarta karena Inshaa Allah mereka berdua bisa terus melanjutkan kerjasama bahu-membahu membangun Indonesia sekaligus Jakarta

Menurut Ahok, Jokowi sudah mempunyai rekam jejak bagus yang teruji sehingga pantas memimpin Indonesia. "Apa pun partainya, saya kira siapa pun yang mau memperbaiki negara ini, apalagi dengan rekam jejak teruji yang bisa jadi presiden yang baik, saya wajib mendukungnya," kata Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)
Sumber : http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/03/14/269562266/Ahok-Dukung-Jokowi-Jadi-Capres

Image : tempo.co
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Subekti
Jika Saya Pilih #JKW4P #BEJO, Bagaimana dengan Anda?

Semoga Allah SWT meridhoi harapan saya dan bangsa Indonesia untuk mempunyai pemimpin yang bisa membawa kebaikan untuk semua rakyat Indonesia apapun agama, keyakinan, suku bangsa, dan alirannya

Amin ...

#NasehatBijak:
Siapapun anda, pergunakan hati nurani dan pilih #Jokowi dalam #Pilpres2014 walaupun partai politik anda tidak mendukung #JKW4P #BEJO