Showing posts with label Properti. Show all posts
Showing posts with label Properti. Show all posts

Kursi kantor bekas?

Ada sesuatu yang aneh dan ganjil di ruang kerja Jokowi Gubernur DKI Jakarta. Sesuatu yang membuat saya sungguh tidak percaya dengan penampakan yang ada di depan mata.
ruang kerja gubernur dki jakarta

Apakah keanehan di ruang kerja Jokowi?

Akun twitter  Joko Widodo (@jokowi_do2) menuliskan :
Berkemas untuk cuti dulu.. !! dari ruang inilah saya awali hari-hari saya untuk melayani masyarakat. pic.twitter.com/cC5gywtUtT

Ini gambar penampakannya :
twitter jokowi

Saya perbesar detailnya biar menjadi jelas apa yang (menurut saya) aneh dan ganjil untuk seorang Gubernur DKI Jakarta yang mengelola dana APBD sangat besar. Lihat yang ini :
kursi kantor bekas?

Kursi kerja kantor usang!
Kursi kantor bekas?

Saya berasumsi bahwa kursi kantor tersebut sudah berumur dan sudah digunakan sebagai alas duduk bagi orang-orang sebelum Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Mungkin juga dahulu Fauzi Bowo (Foke) pernah duduk di kursi tersebut

Jokowi rela, mau dan mampu duduk di kursi bekas adalah sesuatu keanehan yang membuat saya merasa malu. Sikap dan perilaku sederhana yang ditunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak perlu terlalu banyak meminta fasilitas Negara demi kenyamanan duduk di kantor.

Jokowi lebih memilih fungsi kursi sebagai tempat duduk mengerjakan tugas dan kewajiban sebagai pelayan masyarakat Jakarta. Jokowi tidak memakai haknya mendapat kenyamanan dari kekuasaan sebagai kepala daerah. Sungguh berbeda jika dibandingkan dengan (misalnya) Ratu Atut, gubernur Banten yang selalu tampil mewah dan mahal

Jokowi yang sederhana dan tidak malu tampil apa adanya di depan masyarakat

Images : twitter.com

Gerbang Komplek Perumahan

Saat ini banyak Gerbang Komplek Perumahan yang tampil elok, artistik untuk menarik perhatian orang dan membuat ciri khas bagi komplek tersebut. Gerbang atau gapura diharapkan bisa menjadi identitas / ikon yang membawa kebanggaan dan menaikkan citra diri penghuninya.

Tampak gerbang Perumahan Banjar Wijaya Tangerang seperti ini ...

Ada menara jam yang memberi kesan unik karena berbeda. Tampak eksklusif dengan ornamen seperti benteng tua. Saya senang dengan pemandangan ini walaupun jalur depan komplek perumahan tersebut sering macet akibat arus keluar masuk yang tinggi

Sebuah gerbang perumahan seharusnya bisa menjadi jalinan konsep yang akan diusung dalam tema arsitektur tertentu saat pembangunan property di dalamnya.

Saya membayangkan rumah-rumah di dalamnya masih berciri khas suasana yang dibangun lewat pintu gerbang komplek. Jadi sungguh aneh ketika tiba-tiba ada bangunan rumah minimalis ikut dibangun karena bisa merusak konsep keseluruhan.

Bagaimana menurut anda?

Pasar Properti Ramai, Pasar Bisnis Sepi‏


Apa yang anda bayangkan saat melihat gambar di atas?

Pasar Properti Ramai tetapi Pasar Bisnis Sepi

Ruang-ruang kosong dengan papan nama toko sudah terpasang membuktikan bahwa properti tersebut sudah laku terjual alias ada pemiliknya. Tetapi situasi dan kondisi pasar bisnis tidak bergerak karena sepi pengunjung.

Konsumen properti lahan bisnis tetap ramai dan banyak peminatnya. Setelah bisa menguasai aset properti tentu berharap bisa mendapat keuntungan dari asetnya dengan kegiatan bisnis sendiri maupun disewakan pada orang lain. Apa yang terjadi? Bayang-bayang keuntungan sedikit demi sedikit bisa memudar. Mau usaha sendiri juga bingung ketika lokasi sepi dari kegiatan bisnis. Saat mau menyewakan, kira-kira ... siapa yang mau menyewa lapak dengan sikon seperti gambar diatas?

Ini problem besar yang harus dipecahkan dengan kerjasama antara pihak pengembang dengan pemilik lapak demi kebaikan semua pihak. Saat konsumen datang maka nilai aset naik, pemilik lapak senang karena nilai investasi menguntungkan dan pihak pengembang mendapat kepercayaan publik karena mempunyai prestasi sukses mengelola sebuah lahan bisnis.

Saya rasa, suasana seperti ini banyak terjadi di beberapa kawasan baru yang sedang berkembang. Pihak developer berusaha memberikan ruang properti sesuai keinginan dan permintaan konsumen yang selalu lapar. Tetapi ketika banyak konsumen yang hanya berpikir investasi dan spekulasi tanpa mau berpikir ikut meramaikan propertinya, maka terjadilah banyak aset tidur walaupun berada di lokasi strategis.

Ini menurut pendapat saya, mungkin anda mempunyai pandangan yang berbeda, silahkan berbagi ...

Tips Menjual Rumah

Anda ingin menjual asset property khususnya rumah?  Ikuti  Tips Menjual Rumah berikut ini agar anda mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari transaksi rumah anda.

Tips Menjual Rumah

Rapikan rumah anda sebelum ditawarkan ke konsumen

Rumah yang tampil hangat dan cantik akan lebih menarik perhatian konsumen. Pekerjaan kecil seperti  membersihkan rumah dan menghilangkan kotoran yang Nampak oleh mata adalah penting untuk dilakukan.  Simpan dahulu semua foto keluarga, memorabilia, dekorasi, atau pernak-pernik lainnya agar calon pembeli bisa membayangkan suasana tinggal di rumah anda tanpa dibayangi kehadiran anda.

Lakukan renovasi rumah secukupnya

Beberapa renovasi dan perbaikan kecil seperti mengganti keran yang bocor atau mengecat ulang rumah akan membuat rumah Nampak lebih terawat dengan baik.

Tentukan harga jual rumah yang pantas

Mulailah dengan melakukan survei di lingkungan sekitar untuk mendapatkan harga terbaik dan pantas untuk rumah anda. Carilah pembanding rumah yang sejenis untuk mengukur harga yang pantas.
Lakukan analisa harga tanah dan bangunan secara terpisah. Misalkan, anda menaksir harga tanah Rp 200 juta, dan harga bangunan Rp 200 juta, maka anda bisa menawarkan rumah dengan harga Rp 400 juta + 20%. Jika ada proses negosiasi maka anda tetap mendapatkan harga Rp 400 juta.
Harus diingat, pembeli mempunyai patokan harga sebelum menawar rumah anda karena mereka bisa memperoleh sumber informasi dari mana saja.

Masukan data rumah anda di situs property

D aftarkan rumah yang ingin Anda jual pada situs jual beli properti. Siapkan foto dengan resolusi  untuk memberikan gambaran "real" secara maksimal.
Menurut Survei, ada 94% calon pembeli yang melakukan pencarian rumah di internet.  Ini adalah pasar property yang bagus untuk menawarkan rumah

Perhitungkan adanya biaya tambahan dalam proses jual beli

Anda harus memperhatikan masalah yang mungkin ada seperti hak gadai dan tariff pajak jual beli, atau tunggakan kredit.  Hitung dengan cermat besarnya biaya dan pajak yang harus dibayar saat membuat kesepakatan dengan konsumen.
Masalah kecil bisa mengganggu bahkan menghambat penjualan rumah Anda. Perhatikan detail administrasi agar tidak menjadi masalah hokum.

Mengelola  Respon calon pembeli

Saat memasarkan properti biasanya ada respon yang masuk. Pembeli potensial selalu ingin melihat langsung  rumah Anda .
Jika Anda belum bisa menentukan harga jual sebaiknya gunakan jasa penilai properti (appraisal) yang akan mencari kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.